Search This Blog

Showing posts with label Blog Cerpen. Show all posts
Showing posts with label Blog Cerpen. Show all posts

Misteri Payung Merah

Malam itu hujan turun dengan derasnya. Masayu pulang dari kantornya menggunakan ojek online seperti biasa. Karena Ia belum berani mengendarai motor seperti teman-temannya. Saat mulai memasuki gang rumahnya, Ia melihat dari kejauhan sosok yang tak asing baginya. Siluetnya persis seperti Clara sahabatnya. Berdiri di bawah sinar lampu tiang listrik dalam gang sempit itu. Menggunakan payung merah terang sehingga menciptakan sosok yang terlihat menonjol dari kejauhan. Kulitnya yang putihpun menambah terang sosok itu. 

Ikhtiar (Berusaha dan Berdoa) Bab 15. Bulan Madu Penuh Tanya

Bab 15. Bulan Madu Penuh Tanya

Gendre: Drama Rumah Tangga

Jenis: Fiksi

Sudah satu minggu sejak kami menikah. Tapi kami memutuskan untuk tidak dulu serumah karena harus focus merawat Mba Sarah yang semakin hari semakin memburuk kondisinya. Dia sudah berjanji pada kami untuk mengikhlaskan rahimnya diangkat demi kesehatannya. 

Ikhtiar ( Berusaha dan Berdoa) Bab 14. Akhirnya Menikah

Bab 14. Akhirnya Menikah
Gendre: Drama Rumah Tangga
Jenis: Fiksi

Akhirnya persiapan telah matang. Pernikahan akan segera digelar. Meski tidak mengadakan pesta, namun acara yang dimaksud hanya selamatan seperti keinginan Mayang, justru sangat berbeda dengan apa yang dipikirkan Sarah. Acara berlangsung di kediaman Mayang. Namun segala urusan acara hanya Sarah yang sibuk mempersiapkan. Itu karena memang Ia sendiri yang menginginkannya. Sarah tidak ingin ada yang ikut campur dalam hal memilih vendor acara walaupun hanya selamatan biasa.

Tersiksa dalam diam

Judul: Tersiksa Dalam Diam 

Status: Selesai
Gendre: Drama Rumah Tangga

Ini adalah kisah rumah tanggaku. Mungkin saja relate dengan sebagian rumah tangga lainnya. Terlebih lagi yang masih tinggal menumpang dengan orangtua. Sebut saja namaku Mirna. Sudah tiga puluh tahun lamanya aku berumah tangga dengan suamiku bernama Irwan. Kami bahagia seharusnya.

Ikhtiar (Berusaha dan Berdoa) Bab 13. Terpaksa

Judul: Ikhtiar (Berusaha dan Berdoa) 

Bab 13 Terpaksa
Status: On Going
Gendre: Drama Rumah Tangga

Sarah meminta izin pulang kepada Dokternya di Rumah Sakit. Ia lebih memilih perawatan di rumah. Meski sudah berbagai cara Nizam lakukan agar Ia mau melakukan operasi pengangkatan rahim, namun Sarah tidak bergeming dengan pendiriannya. Iapun pulang masih dengan membawa sifat keras kepalanya.

Ikhtiar (Berusaha dan Berdoa) Bab 12. Semakin mencintainya

Judul: Ikhtiar (Berusaha dan Berdoa) 

Bab 12 Semakin Mencintainya
Status: On Going
Gendre: Drama Rumah Tangga

Rumah besar ini dengan hanya beberapa orang di dalamnya, terasa begitu sunyi dan sepi. Mungkin itulah sebabnya mengapa mereka sangat ingin memiliki anak-anak. Suara tawa canda tangis anak-anak pasti akan sangat mampu memecah kesunyian di kediaman yang begitu megah ini. Mayang memandang ke sekeliling rumah. Ia yang telah selesai mandi dan telah mengenakan piyama tidur yang disiapkan Bi Asih pergi ke dapur demi mengambil segelas air dari dalam kulkas.

Ikhtiar (Berusaha dan Berdoa) Bab 11 Kenyataan 2

Judul: Ikhtiar (Berusaha dan Berdoa) 

Bab 11 Kenyataan 2
Status: On Going
Gendre: Drama Rumah Tangga

Aku berusaha mencari tahu ada apa sebenarnya di Rumah ini. Siapa gerangan yang tengah sakit dan membuat Nizam panik. Aku tidak tahu kenapa tadi Nizam berkata bahwa Sarah seolah sedang sibuk di luar. Tapi yang kudengar dari Bi Asih katanya yang sakit itu justru Sarah.

Kisah Pilu Arie Hanggara

Tidak ada yang tidak mengenal sosok Arie Hanggara pada masanya. Namun sayangnya, Arie menjadi dikenal begitu banyak orang justru ketika dirinya telah menjadi jenazah. Ya, Ia adalah korban kekejaman orangtuanya pada masa itu. Ini kisah nyata yang sangat memilukan. Bahkan kisah Arie sempat mendunia di media-media luar sekalipun.

Dimasa yang bahkan internet belum ada, social mediapun belum juga ada, kisah Arie bisa begitu viral dimedia-media Indonesia bahkan media asingpun meliputnya. Tidak hanya itu, kisahnya bahkan difilmkan yang diperankan oleh Dedi Mizwar sebagai Ayah Ari.


Bagaimana kisah pilu Arie Hanggara dimulai? Berikut ini rangkuman kisahnya. Seperti biasa, BC selalu menyertakan link originalnya sebagai penghargaan kepada penulis asli.

Kisah Siti Masyitoh (Yang makamnya harum semerbak)

KISAH SITI MASYITOH

Wanita Mulia Yang Makamnya Harum Semerbak Sahabat kisah ini sudah hampir dilupakan oleh kalangan ummat islam, anak-anak generasi muda saat ini saya yakin mereka tidak pernah dengar kisah yang sangat memberikan inspirasi besar dalam kehidupan, bagaimana keteguhan dan keyakinannya menjadikan ia wanita yang mulia disisi Allah SWT. Siapa wanita mulia tersebut dialah Siti Masyitoh yang hidup pada zaman Fir’aun dan sekaligus menjadi pembantu mengurus anak-anaknya Fir’aun

Jerit Hati seorang Istri

Hai pembaca BC dimanapun berada. Berikut ini kisah yang BC ambil dari FB Page. Ceritanya sangat menyentuh dan banyak hikmah positif yang bisa kita petik pelajarannya dari cerita berikut ini. Demi menghargai hasil karya original, seperti biasa BC selalu menyertakan link asli atau link sumber dari cerita yang diambil.

Sayangnya cerita bagus ini tidak diberi judul, sehingga judul ini hanya tambahan dari BC saja supaya lebih ada kesan dalam cerita. Berikut ini kisahnya.

Kisah Nabi Musa as.

𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐀𝐍𝐀𝐊 𝐒𝐇𝐎𝐋𝐄𝐇 𝐙𝐀𝐌𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐔𝐒𝐀

Nabi Musa as. adalah satu-satunya Nabi yang bisa berbicara dengan Allah S.W.T Setiap kali hendak bermunajat, Nabi Musa akan naik ke Bukit Tursina. Di atas bukit itulah beliau akan berbicara dengan Allah. Nabi Musa sering bertanya dan Allah akan menjawab pada waktu itu juga. Inilah kelebihannya yang tidak ada pada nabi-nabi lain.

Tragedi para musang

Artikel berikut ini kiriman dari "Penulis Fiksi" oleh "Sastrawan Muda". Kepada Penulis Fiksi, BC ucapkan terima kasih banyak atas partisipasinya mengirimkan tulisan ke BLog Cerpen. Berikut ini kisah fiksi yang dikirimkan dengan judul "Tragedi para musang". Selamat membaca.

Musang betina tua itu telah lama membawa derita. Dia sedang di rundung lapar dan merasakan kegalauan dalam hati. Ia sibuk memikirkan hendak cari makan dimanakah malam ini?

Kisah Umar Bin Khattab

Assalamualaikum pembaca setia Blog Cerpen. Terima kasih buat kamu yang masih setia mampir-mampir baca blog ini. Kali ini karna sudah cukup lama admin gak uplod cerpen fiksi, baik karangan sendiri ataupun kiriman penulis lain, Maka admin upload Kisah Umar Bin Khattab ini yang mana kisahnya diambil dari FB Page yang linknya admin sertakan diakhir artikel.

Mohon maaf karna keterbatasan waktu, sehingga cerpen-cerpen karya admin sendiri banyak yang masih dalam proses penulisan. Begitu pula semua kiriman penulis lainpun masih banyak yang belum sempat admin baca. Baiklah, kita langsung saja ke Kisah Umar bin Khattab berikut ini. Selamat membaca.

Jadilah matre sesuai aturan

Ini kisah nyata. Nama gue Femi. Tulisan ini gue tulis untuk memperingati kalian para perempuan. Ingat, jangan mau nemenin laki-laki membangun hidup dari nol. Lu semua yang baca kisah ini diharap jangan baper ya. Mungkin gak semua laki-laki seperti laki-laki yang mau gue ceritain dikisah gue kali ini. Bisa jadi guenya aja yang sial.

Sendu

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih kepada Penulis Fiksi yang telah mengirimkan tulisannya yang berjudul "Sendu" kepada Blog Cerpen untuk kami muat. Berikut kisahnya.

Dia tidak memakai sari, melainkan gaun pendek kuning cerah. Malam itu dia menyajikan makanan untuk kita. Di meja bulat di dapur kini tersaji berjenis-jenis masakan yang tidak pernah hadir sebelumnya. Dia sibuk mengurai bumbu-bumbu apa saja yang terkandung dalam kari itu, misalnya, dan menyatakan telah menghabiskan waktu sehari penuh untuk menyiapkan makan malam hari ini.

Hafidzah Pemberani

Tulisan dalam artikel ini adalah kisah nyata yang diceritakan oleh sumber yang tertulis di akhir tulisan. Harap bijak dalam menyikapinya. Semoga kisah ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan tetap terus berikhtiar sebelum pasrah kepada Allah SWT.

HAFIDZAH YG MENGALAHKAN PEMERKOSA

Kisah Shodaqoh Utsman bin Affan

Sumber artikel tercantum diakhir tulisan ini.

Muslim itu harus cerdas, teringat kisah utsman bin affan membeli sumur Yahudi 

WAQAF SHADAQAH JARIYAH MILIK UTSMAN BIN AFFAN DI MADINAH
Waqaf ini berupa bangunan hotel yang disewakan..
Apakah Anda tahu kalau sahabat nabi khalifah Utsman bin Affan adalah seorang  pebisnis yang kaya raya, namun mempunyai sifat murah hati dan dermawan. Dan ternyata beliau radhiallahu ‘anhu sampai saat ini memiliki rekening di salah satu bank di Saudi, bahkan rekening dan tagihan listriknya juga masih atas nama beliau.

Kisah nyata seorang tentara

Bacalah dengan hati yang lembut....
Bagi kita yang telah menikah pasti akan paham apa yang dirasakan oleh tokoh wanita didalam tulisan ini...
Dan kita akan mengakui kesatrian dan kekuatan tokoh pria didalam kisah ini...
Maka bersyukurlah dengan pernikahan kita saat ini yang masih bisa bersama(halal dalam ikatan suci) dengan pasangan hidup yang kita cintai

Belanja Produk Bermutu dan Berkelas 100% Original dari Official Store.